Model Penanaman Nilai-nilai Karakter Berbasis Kearifan Lokal

Model Penanaman Nilai-nilai Karakter Berbasis Kearifan Lokal

Version
Download 36
Total Views 424
Stock
File Size 1.09 MB
File Type pdf
Create Date 10-10-16
Last Updated 22-11-16
Download

kaper-laporan-penelitian-model-penanaman-nilai2-karakterLaporan hasil penelitian yang didanai oleh BOPTAN Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Anggaran 2013 yang berjudul Model Penanaman Nilai-nilai Karakter Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus pada Masyarakat Adat Kampung Naga, Tasikmalaya). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Kampung Naga adalah masyarakat Sunda menetap yang sangat mencintai bentang alam dilokasi yang mereka yakini sebagai tempat sejati mereka. Seperti masyarakat Sunda pada umumnya, perangai masyarakat agraris ini sukup lembut, santun, dan menghargai orang lain. Kerarifan lokal yang dimiliki oleh warga kampung Naga, Tasikmalaya    merupakan  Nilai-nilai luhur yang berlaku secara turun temurun dan menjadi karakter pada warga masyarakatnya.   Kampung Naga yang memiliki banyak   kearifan lokal  telah memberikan kontribusi yang besar dalam mempertahankan dan memelihara budaya leluhur warisan bangsa, yang kemudian terbukti dapat bertahan kuat dari gempuran arus  deras globalisasi.

Sampai sekarang, masyarakat Kampung Naga masih memegang nilai-nilai adat dengan kuat yang  telah membentuk karakter yang unik sebagai sebuah entitas kultural yang kaya dengan  nilai-nilai local  yang masih di internalisasi baik oleh warganya. Nilai-nilai yang masih eksis di antaranya: keteraturan, musyawarah dan mufakat, kesederhanaan, pemerataan, ketaatan pada pemimpin, kedisiplinan, menghargai alam, menghargai makhluk lain, dan menghargai leluhur.